Kurang dari 24 Jam Tinggalkan Rumah, Warga Gunungkidul Ditemukan Gantung Diri

2569
Disclaimer: Artikel ini bukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan bunuh diri. Jika mengalami tanda-tanda depresi dengan kecenderungan pemikiran untuk mengakhiri hidup, sebaiknya segera melakukan konsultasi ke psikolog, psikiater, atau pihak-pihak terkait.

 

GUNUNGKIDUL-RABU PON |Meninggalkan rumah sejak, Rabu (25/06/2024) dini hari, Giyamin (57) warga Padukuhan Jetis RT 6 RW 1 Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dari informasi yang berhasil dihimpun menyebut, sebelumnya Giyamin meninggalkan rumah tanpa pamit sekitar pukul 01.00 WIB.

Dikatakan salah satu tetangga korban, pihak keluarga dibantu warga melakukan pencarian hingga pagi hari dan berlanjut siang harinya.

“Karena pencarian belum membuahkan hasil dan belum ada tanda-tanda ditemukan, siang hari warga berinisiatif berhenti dulu dan pencarian dilanjutkan setelah istirahat,” ungkap warga yang enggan disebut namanya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, di tengah upaya pencarian keluarga mendapatkan informasi, bahwa Giyamin ditemukan dalam keadaan meninggal dunia lantaran gantung diri.

Jasad Giyamin ditemukan di sebuah gubuk oleh warga yang akan mencari rumput pada sekitar pukul 14.00 WIB.

“Selanjutnya, jenazah korban segera dievakuasi dan di bawa ke RSUD Saptosari, saat ini pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musiabah dan korban sudah dimakamkan di TPU setempat,” pungkasnya.

Diketahui, hingga hari ini setidaknya tercatat 12 kasus gantung diri terjadi di Kabupaten Gunungkidul pada awal hingga pertengahan tahun 2025.

Penulis: Agus SW
Editor: HRD




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.