Laporan Lengkap Korban dan Kerugian Akibat Atap Gedung SD Muhamadiyah Yang Ambrol

1472

PLAYEN-SELASA PON | Belasan siswa terluka karena dua atap gedung SD Muhammadiyah Bogor II, Playen, Gunungkidul ambrol. Tidak ada korban jiwa tetapi kerugian materi diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Kapolsek Playen, Kabupaten Gunungkidul, AKP Hajar Wahyudi menyusun laporan lengkap kepada Kapolres terkait ambrolnya dua atap gedung SD Muhamadiyah Bogor II 8-11-2022.

Dipastikan, tulis Kapolsek Playen, nama-nama siswa yang terluka itu adalah sebagai berikut:

1. Cinta Anita, (11), kelas 5, Alamat Plembutan barat, Palyen, Gunungkidul di RSUD Wonosari kaki kiri nyeri diperbolehkan pulang ke Orang tua Sutini.

2. Fauzi Ajitama, (12), Kelas 6 Alamat Sumberejo, Ngawu, Playen, Gunungkidul dirawat di RSUD Wonosari. Dia ditunggu Sintya Carolina Munajab (orang tua).

3. Leonisa (11) kelas 5, di Puskesmas Playen pusing kepala.

4. Azzahra Iftina Masfufah, (11), kelas 5, di Puskesmas Playen pusing kepala.

5. Arwa Aulia Solikhin, (11) kelas 5, warga Gambiran, Bunder, Patuk, di Puskesmas Playen, pusing kepala.

6. Zauhar Anwar Aprianto (11), kelas 5, di Puskesmas Playen sesak dada.

7. Guntur (11), kelas 5, di Puskesmas Playen, luka di kepala dijahit.

8. Muhammad Yusuf Suryo Nugroho, (12), kelas 6, Puskesmas Playen pusing-pusing.

9. Esti Rahadatul Adelia, laki-laki, (12) kelas 6, di Puskesmas Playen luka di kepala dijahit.

10. Fikih Madania Inkana, laki-laki, (10), kelas 4, warga Bogor 2, Playen, di Puskesmas Playen luka di kepala.

11. Ilham, (10), kelas 4 , di Puskesmas Playen, pusing.

12. Fitra (10), Kelas 4, di Pukesmas Playen, pusing kepala.

13. Indra, (9) kelas 3, alamat Ngasemrejo, pusing.

14. Abiyasa Putra Pramusita (12), kelas 6 warga Getas, Playen luka di kepala.

“Korban yang dirawat di Puskesmas Playen sudah diperbolehkan pulang,” terang AKP Hajar Wahyudi.

Atap ruangan lantai dua kelas 6 dan 5 ambrol sehingga menimpa siswa siswi yang berada di kelas. Ruangan atap yang ambrol adalah kelas V Al-Jabar dan VI Al-Fatih.

Kerugian materi kurang lebih 120 juta rupiah. Atap kelas yang ambrol dibangun Mei 2021 diserahterimakan Agustus 2021 dengan nilai kontrak 600 juta rupiah.

Rekanan oleh CV Perfecta Indonesia Pimpinan Bayu alamat Jln Palagan, Kamdanen, Sleman

Bayu bekerjasama dengan Kuncoro pendanaan dari Bank BDW sebesar Rp 540 juta, sisanya dari Sekolah.

Penyebab ambruknya atap, tulis Kapolsek, dimungkinkan bangunan tidak sesuai konstruksi. Kerangka galvalum tidak kuat menahan genting yang terlalu berat dan basah.

(Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.