Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatuth Thullaab Digadang Melahirkan Siswa Tiga C

320

GEDANGSARI-Jumat Pon | Surono, tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama,  mendirikan Yayasan Islam Nahdlatuth Thullaab 1 November 2018 silam. Tahun pelajaran 2019-2020 dia membuka Madrasah Ibtidaiyah (MI), dengan harapan peserta didik baru memiliki kualitas tiga C : cerdas intelektual, cerdas emosional, dan cerdas spiritual.

Hal tersebut terungkap pada sambutan Camat Gedangsari, Martono Imam Santoso, saat meresmikan MI NU Thullaab (11/7).

TMMD Sasar Fisik dan Non Fisik, Telan 1 M Lebih 

Sebelum membuka MI,  Yayasan Islam NU Thullaab mengelola 160 santri  asal Desa Ngalang bahkan juga dari Kecamatan Nglipar.

Tahun pelajaran 2019/2020 MI NU Thullaab  menerima  8 siswa kelas 1 berasal dari desa Ngalang dan Hargomulyo.

Harapan utama, berdirinya MI NU  Thullaab akan membawa  mental anak  pada  ‘golden age’ (usia emas) ke arah terbentuknya karakter sholeh dan pintar.

“Tidak hanya pintar, tetapi mental, karakter mulia, smart dan agamis atau religius,” ujar Surono Camat Gedangsari sebelum meresmikan.

MI Nahdlatuth Thullaab menyatakan, lembaga ini akan diminati wali murid, karena mampu menyandingkan ilmu pengetahuan dan agama sehingga anak didik berakhlak mulia.

“Anak didik memiliki kecerdasan komprehensif, cerdas secara intelektual, cerdas secara emosional, dan cerdas spiritual,” tandas Camat,  Imam Santoso. (bambang wahyu widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.