Mayjen TNI Joni Supriyanto Hibahkan Pompa Istimewa, Tak Butuh Diesel & Tak Perlu Listrik

PLAYEN, Kamis Pahing – Petani Desa Bleberan, Kecamatan Playenen menerima hibah pompa air dan bak penampung dari Mayor Jendral (Mayjen) TNI Joni Supriyanto, kelahiran Ngunut, Playen, Gunungkidul. Pompa air terbilang cukup istimewa.

Baca juga:

SPAM IKK Ponjong Diresmikan, Duitnya Berasal Dari Utang Negara

Perwira tinggi bintang dua itu menyerahkan bantuan melalui Komandan Kodim (Dandim) 0730 Gunungkidul, Letkol Inf Muh. Taufik Hanif Y. S.Sos, Kamis, (21/02).

Taufik Hanif menyatakan, saat Mayjen TNI Joni Supriyanto menjabat Pangdam Jaya memerintahkan agar mencari titik air yang bisa diangkat. Dia berniat membantu warga Gunungkidul.

Baca juga:

Pemkab Gunungkidul Genjot Turunnya Angka Kemiskinan Dan Pengangguran

Taufik Hanif mencari beberapa sumber potensial yang ada di Gunungkidul seperti Goa Pule Jajar di Girisubo, Goa Kalisuci Kecamatan Semanu dan Srigetuk Desa Bleberan Kecamatan Playen.

“Di Goa Pule Jajar ada sunggai bawah tanah, tetapi  air sulit diangkat. Goa Kalisuci Semanu ditolak warga karena dianggap mengurangi debit pok Darwis Kali Suci. Srigetuk menjadi pilihan yang tepat, dan warga mendukung penuh,” jelas Dandim Gunungkidul Taufik Hanif.

Baca juga:

Bank BPD DIY Manjakan WP Dengan Ragam Layanan

Lebih lanjut dia menyampaikan, 4 pompa yang terpasang di Srigetuk, terbilang cukup sempurna dan istimewa.

“Dari segi ketinggian, kemiringan dan debit air, Srigetuk adalah terbaik di Indonesia,” jelas Taufik Hanif.

Pembangunan pompa air dan bak penampungan dibiayai oleh Mayjen Joni Supriyanto secara pribadi.

Arsitek perencana pembangunan dipercayakan kepada Kolonel Cpl Simon dan Mayor Cpl Ahmad Rifai. Sementara tenaga kerja pembamgunan personil Kodim 0730 Gunungkidul bersama warga.

Baca juga:

CSR BRI DIY Bersama Kodim 0730 Gunungkidul Selesaikan 1 Unit Bedah Rumah

Bak penampungan air kapasitas 4000 liter ini, diharapkan berguna untuk waga Dusun Menggoran khususnya dan masyarakat Playen pada umumnya.

“Sekaligus saya  mohon pamit karena sabtu 23 Februari 2019 saya alih dinas di Kodam III/ Siliwanggi. Mohon doa restu dari bapak ibu semua,” ungkap Taufik Hanif.

Baca juga:

ADD Cair Maret, Jatah Gunungkidul Naik 16 %

Di tempat yang sama, Kepala Desa Bleberan Supraptono berharap, pembangunan pompa air secara Hidrolid tidak perlu menggunakan listrik atau diesel. Tetapi hanya memanfaatkan tekanan air dengan mesin hidrolid.

“Karena tehnologinya sederhana harapan kami bisa diadopsi dan di kembangkan oleh masyarakat. Harapan lain,  Pemerintah Daerah bisa membangun embung di atas bukit, guna mengairi lahan pertanian. Ujungnya, untuk meningkatkan produksi pertanian,” pungkasnya.

Penulis        : Agus
Foto utama: Foto bersama saat peresmian pompa air-(agus/infogk)
infogunungkidul

View Comments

Recent Posts

Kliwon Ditemukan Selamat di Hutan Sanglor

GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…

8 jam ago

Seorang Pria ODGJ Ditemukan Gantung Diri

GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…

3 hari ago

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

2 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

3 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

4 minggu ago