WONOSARI, JUMAT PON-Memasuki musim penghujan warga Gunungkidul diminta untuk waspada. Khususnya warga yang tinggal di sekitar tebing atau di wilayah rawan bencana longsor, banjir, dan angin.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengingatkan hal itu ketika ditemui minggu ini.
‘Kami minta masyarakat tetap waspada khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, baik tanah longsor maupun banjir, dan angin kencang,” ungkapnya.
Dalam situasi seperti sekarang ini, lanjut dia, kewaspadaan perlu ditingkatkan, karena pengalaman beberapa tahun terakhir setiap pergantian musim selalu terjadi perubahan cuaca ekstrem. Dampak yang terjadi diantaranya peningkatan intensitas curah hujan berpotensi bencana longsor, angin, dan banjir, juga gelombang tinggi pantai selatan.
Peringatan kepada masyarakat tersebut berdasarkan informasi dari BMKG DIY yang meminta masyarakat waspada terhadap potensi banjir maupun tanah longsor bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor.
Berdasarkan data beberapa kecamatan yang masuk zona merah, Kecamatan Semin, Ngawen, Nglipar, Patuk, Gedangsari, dan Kecamatan Ponjong.
“Karena daerah-daerah ini termasuk deretan pengunungan tanah labil,” imbuhnya.
Sementara pada ruas jalan nasional Wonosari-Yogyakarta terdapat dua titik rawan longsor, diantaranya Patuk dan ruas Jalan Watuondo. (Joko)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…