Categories: PEMERINTAHAN

November Belum Turun Hujan, Pemkab Bersiap Gunakan Dana Cadangan

WONOSARI, MINGGU PON – Anggaran dana penanggulangan kekeringan di Gunungkidul hanya sampai bulan Oktober 20118. Dari anggaran 640 juta sampai Sabtu (29/09) sudah terpakai sebesar Rp. 500 juta. Jika ternyata sampai bulan November belum juga turun hujan dan dampak kekeringan masih terjadi, Pemkab akan menggunakan dana cadangan tak terduga yang masuk dana darurat kekeringan.

Edy Basuki, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul menjelaskan dari total anggaran dana Rp 640 juta, sampai saat ini sudah terpakai Rp 500 juta.

Setiap bulannya, Basuki menjelaskan, rata rata menghabiskan dana Rp 100 juta lebih. Sedangkan anggaran hanya sampai bulan Oktober. Dampak kekeringan sudah berjalan dari bulan Juni 2018 sampai sekarang.

“Anggaran sebesar itu digunakan untuk membeli air, ganti spare part truk tanki, membayar sopir, dan operator di lapangan,” ungkapnya, Sabtu, (29/09).

Ia mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan droping air ke daerah yang terkena dampak kekeringan.

Menurut Basuki, dampak kekeringan saat ini semakin meluas, dengan adanya tambahan daerah terdampak yaitu di Kecamatan Semin tepatnya Desa Candirejo.

“Total pengiriman sampai akhir bulan September sudah mencapai 2600 tangki air bersih.

Dalam tiga bulan terakhir ini paling banyak droping air masih dipesisir selatan seperti di Kecamatan Girisubo, Rongkop, Tepus, Panggang dan Purwosari,”papar Basuki.

Basuki menambahkan, jika hingga Bulan November belum ada hujan dana tidak terduga dapat dicairkan untuk menambah anggaran droping air bersih.

“Pemda dalam hal ini bupati tentunya tidak tinggal diam, akan menggunakan dana tidak terduga untuk droping, diberlakukan darurat bencana kekeringan,” pungkasnya. (Joko/ig)

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

21 jam ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

2 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

1 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

1 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago