Kanal untuk memitigasi bencana gempa besar (megathrust) atau apa pun istilahnya, hanya ada satu, yakni bersandar kepada Sang Pemilik Kedahsyatan.
Selain itu rapuh, bahkan sangat rapuh. Mau bersembunyi di kolong meja? Tidak perlu, itu percuma. Saya sarankan bersembunyilah di kolong cinta Sang Pemilik Langit. Semua akan baik-baik saja, kecuali hari memang sudah berakhir.
Kuncinya ada di kalimatullah, bahwa pada hari itu (saat terjadi gempa dahsyat) manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya.
Siap atau tidak, maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Begitu pula berkaku sebaliknya, terhadap sebutir kejahatan yang diperbuat, balasan itu akan diterima (Az-Zalzalah Ayat 7 dan 8).
Kembali kepada bumi yang berguncang (gempa besar) tidak ada satupun yang perlu dikhawatirkan ataupun ditakutkan, karena mitigasi spiritualnya ada di keteguhan hati manusia dalam bersandar kepada Penguasa Megathrust.
Lebih penting dari ketakutan, pertanyaan saya sederhana: apa manusia itu perlu tahu kapan dan di mana gempa dahsyat itu akan terjadi?
Saya pikir itu pertanyaan yang sangat tidak relevan, karena sama saja, bahwa manusia ingin tahu kapan dan di mana dirinya akan mati. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…