PEMIMPIN YANG ADIL TIDAK MEMBUAT RAKYAT BINGUNG

321
Oleh: Arif Setiadi

Pengetahuan manusia tentang suatu hal dalam konteks paling hangat adalah soal Pandemi Covid-19 dan pernik-perniknya memang sangat terbatas. Sedikit yang betul-betul tahu, mayoritas tidak paham.

Dalam tatanan kepemerintahan, dari yang sedikit tersebut adalah para pemimpin, para elite. Yang mayoritas adalah rakyat.

Ini sunnatullah. Persoalannya adalah kalau rakyat bingung atau merasa dibodohi terhadap suatu fenomena, tentu ada yang salah dari pemimpin atau elitenya. Berarti ada problem kepemimpinan. Itu soalnya. Problem kepemimpinan di setiap levelnya.

Semakin tinggi level kepemimpinan semakin besar dampak yang ditimbulkan. Positif maupun negatif. Di situlah kemudian nampak kebenaran ajaran Nabi bahwa Kepemimpinan adalah soal yang sangat mendasar dan sangat penting.

Salah satu kewajiban pemimpin adalah berlaku adil. Terminologi adil adalah memperlakukan perkara sesuai tempat, waktu, cara dan ukurannya secara baik, benar dan proporsional.

Oleh sebab itu, tatkala pemimpinnya adil maka pasti rakyat tidak akan bingung apalagi merasa terdzolimi dalam semua perkara, termasuk soal Pandemi Covid-19 saat ini.

Sungguh benar sabda Muhammad Saw, “Sehari seorang pemimpin yang adil lebih utama dari pada beribadah 60 tahun, dan satu hukum ditegakkan di bumi akan dijumpainya lebih bersih dari pada hujan 40 hari”. (HR Thabrani, Bukhari, Muslim, Imam Ishaq).

Dan setiap manusia adalah pemimpin, dengan level-nya masing-masing.

Penulis adalah anggota DPRD DIY Fraksi PAN




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.