Bantuan Pusat Bagi Warga Isoman Tidak Terakses

269

WONOSARI-MINGGU KLIWON | Berita minimnya bantuan obat, vitamin dan permakanan untuk warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) direspon Lurah Kepek Bambang Setiawan Budi Santoso serta Jumawan Lurah Desa Katongan, Nglipar, Gunungkidul. Tidak hanya itu, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho ikut angkat bicara.

Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari menurut penuturan Lurah Bambang Setiawan Budi Santoso, bantuan permakanan tidak ada masalah.

“Ratusan paket sembako sudah kami distribusikan ke warga yang melakukan isoman,” tutur Lurah Bambang Setiawan 18-7-2021.

Lurah Kepek menyadari bagi keluarga yang ekonominya terbatas, isoman 14 hari adalah berat. Untuk itu, imbuh Lurah Bambang Setiawan, lingkungan RT dan Padukuhan berkontribusi ikut menopang kebutuhan pokok sehari- hari

Dari tempat berbeda, Lurah Katongan Kapanewon Nglipar menyebutkan bahwa jatah permakanan untuk warga yang isoman diprogram senilai Rp 350 ribu per kepala keluarga.

“Katongan mendistribusikan sembako 80 paket lehih. Bahkan ari Sabtu 17-7-21 menyusul 5 warga melakukan isolasi mandiri,” ujar Jumawan.

Wakil Ketua DPRD Gunungkidul berdasarkan hasil pengawasan menyatakan, warga isoman tidak perlu khawatir, karena melalui Dinas Sosial Kabupaten, Pemerintah Pusat menyediakan bantuan.

“Semua Lurah tahu hal itu, tinggal mengajukan permohonan ke Dinas Sosial, yang ditanda tangani Lurah setempat, selesai,” terangnya.

Penjelasan Heri Nugroho sedikit berbeda dengan fakta di lapangan. Kalurahan Pengkol, Semanu, Kepek, Katongan, atau mungkin ratusan desa yang lain, tidak paham kalau ada akses ke Dinas Sosial. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.