Pengibar Bendera 17 Agustus Tahun ini, Kabupaten Gunungkidul Anggarkan 1,5 M

315

WONOSARI, SELASA WAGE-Biaya yang dianggarkan untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada saat upacara hari kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2018 nanti sangat fantastis, sebesar Rp. 1,5 Milyar. Sedangkan anggaran Paskibra di tingkat kecamatan sangat memprihatikan.

Dikatakan Khahyanto Utomo, Kepala Seksi Pemuda Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, beberapa waktu yang lalu, bahwa anggaran Rp. 1,5 Miliar tersebut digunakan untuk semua kegiatan Paskibraka.

“Dari perekrutan, pelatihan dan gemblengan sampai puncak acara pengibaran bendera pusaka pada tanggal 17 Agustus 2018,” jelasnya.

Paska pengibaran, lanjutnya, peserta yang jumlahnya 80 orang, terdiri dari 42 putra dan 38 putri tersebut masih ada bonus tour ke Bali serta per peserta diberikan uang saku sebesar Rp. 700 ribu.

“Ke Bali tidak hanya sekedar berwisata, namun banyak hal yang diambil sebagai pembelajaran,” tutupnya.

Paskibraka tingkat kabupaten angaranya miliaran sedangkan anggaran di tingkat kecamatan sangat memperhatikan. Pantauan di kecamatan-kecamatan rata-ratanya dianggarkan hanya puluhan juta. Seperti dikatakan Camat Nglipar, Drs Witanto, di Kecamatan Nglipar memang dianggarkan sedikit karena keterbatasan anggaran.

“Paska pengibaran per peserta hanya diberi uang saku sebesar Rp. 30 ribu itu saja masih potong pajak,” ucapnya, beberapa waktu yang lalu.

Terpisah Sekda Gunungkidul Drajad Ruswandono, ketika dimintai pendapat tentang jauhnya perbedaan fasilitas termasuk uang saku paskibraka tingkat kabupaten dan kecamatan, diakui Drajad, memang sudah ada masukan supaya anggaran dinaikan.

Namun karena keterbatasan kemampuan anggaran Pemerintah Daerah maka belum bisa memberikan tambahan anggaran untuk peserta paskibraka di 18 kecamatan.

Bukan berarti tidak mementingkan paskibraka ditingkat kecamatan, hanya saja kemampuan keuangan daerah yang belum mampu. (Joko)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.