Sementara itu, Bidang Pelayanan Kemasyarakatan, FX Endro Tri Guntoro mengatakan, perayaan Rabu Abu diselenggarakan serentak seluruh paroki di Rayon Gunungkidul, seperti di Paroki Santo Yusuf Bandung, Playen, Paroki Petrus Paulus Kelor Karangmojo dan Paroki Petrus Kanisius Wonosari yang menjangkau wilayah stasi untuk melayani umat Katolik berjumlah hampir 12.000 jiwa di Kabupaten Gunungkidul.
Paroki Wonosari, sebagai Paroki tertua di Gunungkidul yang memiliki teritori 57 lingkungan yang harus menggelar delapan kali Misa di wilayah seperti Kapel Singkil Paliyan, Kapel Semanu, Baran dan Girisubo.
“Hari ini, masih dilaksanakan di Kapel Jati, Kapel Ngeposari, Kapel Pulutan dan Wonosari,” katanya.
Ada yang menarik dari gerakan masa Pra-Paskah atau dikenal Aksi Puasa Pembangunan (APP) setiap tahun. Setiap keluarga Katolik menggalang gerakan menyisihkan uang jajan, uang belanja, atau sebagian dari pendapatan yang dikumpulkan untuk mendukung karya amal kasih peduli bagi sesama yang masih membutuhkan.
Bantuan amal kasih tidak memandang perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan. Wujud amal kasih diwujudkan dalam bentuk pemberiam bantuan sembako, beasiswa pendidikan, biaya perawatan orang sakit, santunan, bedah rumah, modal kewirausahaan dan karya amal lainnya. (hr)






