Personel Terbatas, Kasatpol-PP Gunungkidul Harapkan Tiap Kapanewon Bantu Patroli PSTKM

173

WONOSARI-SABTU PAHING |  Selama masa Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM), Satpol-PP Gunungkidul melakukan patroli ke sejumlah titik rawan keramaian. Tindakan tersebut dianggap belum berjalan optimal, mengingat pengawasan perlu dilakukan di 18 Kapanewon.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Kepala Satpol-PP Gunungkidul Agus Priyanto. Pihaknya mengakui adanya keterbatasan tenaga, sehingga perlunya dukungan banyak pihak agar pengawasan PSTKM berjalan optimal.

“Saya harapkan ada dukungan dari pemerintah kapanewon. Mereka diharapkan melakukan patroli di wilayahnya masing-masing,” kata Agus, Sabtu (16/01/2021) siang.

Ia mengatakan, kegiatan patroli dapat juga melibatkan berbagai unsur terkait, seperti halnya Satpol-PP menggandeng aparat Polres Gunungkidul untuk pelaksanaan patroli.

“Diharapkan kegiatan patroli bisa dilakukan bersamaan seluruh kapanewon, sehingga pemahaman masyarakat atas instruksi PSTKM juga lebih efektif,” jelas Agus.

Terhitung sejak 11 Januari lalu, Satpol-PP Gunungkidul rutin melakukan patroli ke titik strategis khususnya di wilayah Wonosari. Patroli dilakukan setiap malam mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai.

Sebisa mungkin, menurut Agus, pihaknya akan fokus pada edukasi masyarakat tentang instruksi PSTKM.

Pembubaran kegiatan, menurutnya menjadi opsi terakhir yang diambil petugas patroli.

“Yang penting warga paham dulu isi dari instruksi tersebut,” ujarnya.

Permintaan Agus, rupanya turut ditanggapi oleh Panewu Karangmojo, Marwatahadi. Ia mengatakan sejak hari pertama PSTKM, pihaknya menerjunkan personel untuk patroli.

Seperti Satpol-PP Gunungkidul, sasaran patroli adalah titik-titik rawan keramaian. Patroli dilakukan bersama anggota Polsek Karangmojo dan Koramil.

“Kami berkeliling dengan menggunakan pengeras suara serta mendatangi lokasi tertentu untuk menyampaikan imbauan,” jelas Marwata.

Selain fokus pada edukasi masyarakat, Pemerintah Kapanewon Karangmojo juga preoritas pada toko-toko modern berjejaring. (Hery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.