PMI Gunungkidul Anggap Relawan Sebagai Jantung Organisasi

349

WONOSARI, RABU PAHING-Ketua Palang Merah Indonesia Gunungkidul Drs. H. Iswandoyo, MM, menyatakan, program prioritas PMI tahun 2019 adalah melakukan rekruitmen Korps Suka Rela (KSR). Relawan, menurutnya merupakan jantung gerakan PMI.

Selain itu dia menjelaskan, pembentukan Palang Merah Remaja (PMR) Gunungkidul cukup penting. PMR, menurutnya memiliki jiwa kemanusiaan, ringan menolong sesama serta memiliki pengetahuan kepalangmerahan sangat penting untuk membentuk generasi muda berakhlak mulia, cinta dan peduli sesama.

PMI Gunungkidul, papar Iswandoyo, baru saja reorganisasi kepengurusan untuk masa bakti 2018-2023, Senin, 31 Desember 2018 silam. Dengan formasi baru PMI Gunungkidul, diharap mampu mengemban misi kemanusiaan.

“Kami ingin PMI sebagai organisasi sosial bekerja professional, tanggap dan semakin dicintai masyarakat,” ungkapnya, Rabu, (02/01).

Di bawah kepemimpinan Iswandoyo, PMI mengapresiasi relawan yang telah melakukan pelayanan maksimal ke warga Gunungkidul maupun daerah lain.

“Relawan PMI Gunungkidul terlebat aktif pada bencana gempa bumi Yogyakarta tahun 2006, Tsunami di Aceh, gempa bumi di Tasikmalaya serta bencana Merapi tahun 2010. Selain itu juga aktif melakukan evakuasi korban pesawat Lion Air beberapa waktu lalu” ungkapnya.

Sementara itu Drs. Wastana, anggota PMI Gunungkidul, berharap, terkait pembaharuan pengurus, PMI Gunungkidul dapat melaksanakan tugas kemanusiaan lebih baik lagi.

“Bisa melaksanakan tugas dengan baik dan memberikan manfaat dalam tugas-tugas sosial kemanusiaan,” ungkapnya.

PMI Gunungkidul tahun 2019 bertekad meningkatkan stok darah, kemudahan pelayanan serta meningkatkan jalinan kerja sama dengan seluruh rumah sakit juga klinik di Gunungkidul. (Ag/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.