WONOSARI – Senin Legi | Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan menggerakkan anggotanya untuk dua kepentingan sekaligus. Pertama pelestarian paru-paru bumi, kedua siaga bencana 2020.
“Polisi menanam 1.000 bibit buah dan perindang di Makopolres dan 18 Makopolsek. Dalam jangka 3 tahun tanaman tersebut bisa dinikmati hasilnya,” ujar AKBP Agus Setiawan, Senin pagi (06/01/20).
Delapan belas (18) Polsek se Gunungkidul diperintahkan menanam minimal 50 bibit buah dan perindang. Tersirat dalam gerakan itu supaya Gunungkidul menjadi ijo royo-royo.
Pada hari yang sama, Makopolsek Tepus diperintah untuk mempelopori pelestarian lingkungan ke warga setempat.
Sengaja ditanam bibit mangga, sawo, rambutan dan lainnya, menurut Kapolres selain berfungsi sebagai perindang juga bisa dinikmati buahnya.
Dipaparkan secara rinci, bahwa di samping gerakan itu diinstruksikan Mabes Polri, Polres Gunungkidul telah memulai dengan penanaman pohon pule sebagai perindang.
Polisi, demikian pesan AKBP Agus Setiawan menegaskan, supaya menjadi pelopor lingkungan dengan membiasakan menanam pohon produktif.
Tempo hari, imbuh Kapolres Agus Setiawan, anggota menanam pohon aren di Kecamatan Gedangsari. Dampak positifnya, diharapkan warga bisa memanen kolang-kaling dan gula.
Usai menanam bibit, Kapolres berlanjut memimpin apel siaga becana. Sejùmlah mobil, sepeda motor, perahu karet dan gergaji mesin diperagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk di musim hujan awal tahun 2020. (Bambang Wahyu Widayadi)





