Presiden Jokowi Minta Mitigasi dan Pendidikan Kebencanaan Masuk Sekolah

218

JAKARTA, (Selasa Pon) – Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Beaey Machmudin merilis, Pemerintah bersama DPR mengalokasikan anggaran lebih besar untuk melakukan edukasi, dan mitigasi kebencanaan. Pendidikan mitigasi bencana perlu dilakukan sejak dini.

 

Menurut Presiden, Indonesia berada di wilayah rawan bencana, sehingga membutuhkan kesiapsiagaan dari seluruh elemen dalam menghadapinya.

Presiden Joko Widodo dalam pengantar rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Senin, 7 Januari 2019 menyatakan, semua pihak untuk terus memperkuat daya tahan dan kesigapan dalam menghadapi bencana.

“Pada APBN 2019 pemerintah bersama DPR telah mengalokasikan lebih banyak lagi anggaran untuk melakukan edukasi dan mitigasi bencana alam,” kata Presiden.

Menurutnya, negara di wilayah cincin api, masyarakat Indonesia harus sigap dan tangguh dalam menghadapi kemungkinan bencana alam yang terjadi.

Terkait dengan edukasi kebencanaan, Kepala Negara menginstruksikan jajaran terkait agar mulai memperkenalkan dan memberikan edukasi mitigasi bencana sejak dini.

Perkenalan awal pada mitigasi bencana diharapkan dapat menambah pengetahuan para siswa dan masyarakat mengenai tindakan yang harus dilakukan saat bencana terjadi.

“Saya juga minta agar edukasi kebencanaan betul-betul dikerjakan secara baik dan konsisten, dilakukan sejak dini, masuk dalam muatan yang diajarkan dalam sistem pendidikan, sehingga betul-betul kita siap dalam menghadapi setiap bencana yang terjadi” tandasnya.

Penulis : Red 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.