Categories: NASIONALPOLITIK

Profesor Salim Said: Durasi Kampanye yang Panjang, Menjadi Salah Satu Biang Keributan

JAKARTA, Senin Pon –  Syahwat politik, selama tujuh bulan terakhir diumbar di ruang publik. Umbar aurot itu semakin intensif, manakala  Rabu 17 April 2019 (Pileg–Pilpres) tinggal menghitung hari. Keributan yang terjadi selama ini, karena durasi kampanye yang terlalu panjang.

Prof. Salim Said, di dalam ILC menyatakan,  istilah perang total dan perang badar muncul itu merupakan salah satu konsekuensi logis panjangnya masa kampanye.

Perang, oleh Prof. Salim digambarkan sebagai layaknya anak-anak yang berkelai yang saling lempar batu.

Kena tidak kena, kata Prof. Salim, kelompok yang dilempar akan membalas melempar. Kalau batu habis, sepatu pun dijadikan pengganti peluru.

Baca juga: Rakernis Pidsus 2019, Kejaksaan Bidik Korupsi Besar

Page: 1 2

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

3 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

3 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

3 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

3 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

3 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

3 hari ago