Puluhan Remaja Hingga Dewasa Antusias Ikuti Festival Layang-Layang

541

WONOSARI-SENIN LEGI | Tren main layang-layang saat ini bukan hanya untuk kalangan anak-anak saja, namun tak jarang para remaja bahkan dewasa ikut bermain layang-layang. Bukan hanya sekedar bermain layang-layang pun juga sebagai ajang perlombaan.

Seperti yang dilakukan oleh puluhan remaja di Padukuhan Karangasem, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Puluhan pemuda tersebut nampak antusias mengikuti ajang perlombaan layang-layang yang di gelar oleh warga setempat.

Selain pemain merasa senang bahkan hobi, hal ini juga bertujuan menghibur masyarakat sekitar di tengah pandemi Covid-19.

Diungkapkan oleh Ketua Panitia Lomba layang-layang Dwi Kristanto, bahwa lomba layang-layang ini diikuti sebanyak 31 peserta dari Padukuhan setempat.

Ajang ini menurutnya, sekaligus merupakan rangkaian kegiatan bersih dusun beberapa waktu lalu yang memang di tiadakan lantaran pandemi Covid-19.

“Persiapan kita sudah sejak seminggu terakhir, sebenarnya ini hanya untuk hiburan saja, karena kemarin bersih dusun ditiadakan lantaran pandemi corona, kami dengan teman-teman kemudian menggelar lomba layang-layang untuk menghibur masyarakat setempat,” katanya, usai lomba digelar, Minggu (02/08/2020) sore.

Laki-laki yang akrab dengan panggilan Dwi ini mengatakan, para peserta lomba hanya lingkup satu Padukuhan.

Selain itu, acara ini juga untuk menjalin kebersamaan sesama pemuda dalam menjalin silaturahmi dan menjauhi perpecahan.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam lomba layang-layang kali ini penilaian didasari oleh beberapa hal, mulai dari keunikan layang-layang, ketenangan atau kestabilan dalam terbang, dan kerapian bentuk layang-layang.

Waktu terbang, lebih jauh Dwi menjelaskan, akan diberi waktu oleh panitia selama 10 menit. Dalam waktu tersebut, layang-layang apakah mampu terbang secara stabil atau sebaliknya justru jatuh.

“Kami juga akan memberi diskluasifikasi peserta jika mencoba menerbangkan gagal sebanyak 3x. Selama terbang, peserta tidak boleh curang melakukan gesekan layangan satu sama lain,” ujarnya.

Nantinya, diungkapkan Dwi, para pemenang akan memasuki semi final hingga ke final. Meskipun hadiahnya tak seberapa, permainan layang-layang banyak diminati para pemuda dan dewasa.

“3 pemenang akan mendapatkan sejumlah uang dan piagam penghargaan, kami juga memberikan puluhan doorprize dengan hadiah utama berupa 1 ekor kambing, agar para masyarakat di Padukuhan Karangasem sini tampak terhibur dan semangat,” pungkas Dwi. (Herry)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.