Rancangan Awal RPJMD Gunungkidul Molor

376

WONOSARI-SELASA PON | Penyampaian rancangan awal (Ranwal) RPJMD 2021-2026 molor dua minggu lebih. Kemungkinan besar percepatan pembangunan di Gunungkidul akan melambat.

Usai melakukan buka bersama di area Lapas Wonosari bersama Ketua DPRD Gunungkidul, Bupati H. Sunaryanta langsung menuju ke Gedung Dewan guna rapat paripurna 26-4-2021.

Materi utama rapat paripurna adalah penyampaian Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Endah Subekti Kuntariningsih, SE dinyatakan terbuka untuk umum.

Selentingan yang ditangkap media, Rapur Penyampaian Ranwal RPJMD 2021-2026 tersebut molor dari batas waktu yang ditentukan.

Dihimpun dari berbagai sumber penyampaian Ranwal RPJMD paling lambat adalah 40 hari terhitung sejak Bupati dan wakil Bupati dilantik Gubernur.

Bupati Sunaryanta dan Wakil Bupati Heri Susanto dilantik 26-2-2021. Ranwal RPJMD seharusnya diserahkan kepada DPRD paling lambat Rabu 7-4-2021

“Kalau penyerahan Ranwal RPJMD baru dilakukan Senin 26-4-2021 berarti molor selama 18 hari,” ucap narasumber yang sungkan disebut namanya.

Media berusaha memperoleh soft copy dokumen Ranwal RPJMD ke Sekretariat DPRD Gunungkidul atas saran Ketua DPRD, tetapi gagal mendapatkannya, karena Sekretariat belum merespon.

“Adanya Hard File tetapi cuma ada 5. Dan anggota belum menerima, sehingga tentu sekwan secara etika tidak berani memberi kepada pihak luar,” ujar Endah Subekti Kuntariningsih memberi alasan.

ESK menambahkan bahwa penyerahan Dokumen RPJMD 2021-2026 sebagai bahan untuk paripurna baru dilakukan Senin pagi 26-4-2021.

Menurut sebagian pengamat molornya penyerahan dan pembahasan Ranwal RPJMD bakal berpengaruh besar terhadap percepatan pembangunan di Gunungkidul. (BambangĀ  Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.