Ratusan Wisatawan Ditolak Petugas Posko Pantai Selatan

7039

TANJUNGSARI – SENIN LEGI | Ratusan kendaraan harus memutar balik ketika hendak memaksa berwisata di tengah mewabahnya pandemi virus corona atau Covid-19. Para wisatawan tersebut mengaku mulai bosan berada di rumah, mereka memilih untuk berwisata ke Pantai Selatan, Minggu (19/04/2020) kemarin.

Terpantau, ratusan kendaraan dari berbagai daerah nekad hendak berwisata kepantai Selatan Gunungkidul di tengah mewabahnya virus corona, petugas gabungan dari posko satuan tugas Covid-19 Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari terpaksa menghalangi niatan para wisatawan tersebut.

Sekretaris Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Desa Kemadang Surisdiyanto mengatakan, petugas terpaksa meminta para pengendara untuk berbalik arah dan tidak melanjutkan menuju kawasan Pantai Selatan.

INFO HARI INI-NASI BERKAT BUNGKUS DAUN JATI TAK TERGOYANG PANDEMI

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona terutama di wilayah Pantai Selatan Gunungkidul.

Menurut data petugas posko satgas covid-19 Desa Kemadang, sejak dua pekan terakhir setiap harinya petugas terpaksa menolak lebih dari 100 kendaraan yang nekad hendak berwisata.

“Kendaraan ini didominasi oleh kendaraan pribadi baik roda dua ataupun roda 4,” katanya, saat ditemui di posko satgas covid-19, pada Minggu (19/04/2020) kemarin.

Ia mengatakan, para wisatawan yang hendak berwisata sebagian besar berasal dari luar wilayah Kabupaten Gunungkidul, seperti Kabupaten Sleman, Solo dan juga Klaten.

Para wisatawan tersebut, Lanjut Surisdiyanto, mengaku nekad belibur di tengah pandemi korona lantaran mereka mulai jenuh di rumah.

Selain meminta wisatan berbalik arah, posko satgas covid-19 Desa Kemadang juga melakukan pendataan bagi mereka yang hendak masuk atau bertamu ke wilayah desa mereka.

“Posko satgas Covid-19 juga meminta kepada warga untuk sementara tidak keluar rumah dan menuju kawasan pantai selatan sebab kawasan pantai di tutup hingga batas waktu yang belum ditentukan,” pungkasnya. (Hery)

INFO HARI INI-MBAH GIYAH TAK MEMILIK RUMAH, HIDUP DI KEBUN MILIK ORANG LAIN




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.