RONGKOP, Kamis Pahing – Kecamatan Rongkop terpilih sebagai salah satu kecamatan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Disebut-sebut, Rongkop mempunyai potensi alam yang hebat, terlebih setelah dibangun Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Sri Suhartanto, Kepala Bappeda Gunungkidul, pada seminar di Bangsal Sewoko Projo (BSP) menjelaskan, untuk mensuport Rongkop menjadi kecamatan pengembang iptek, Pemkab Gunungkidul menggandeng Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Yogyakarta.
Dijelaskan, setiap desa di Kecamatan Rongkop memperoleh pelatihan usaha menengah kecil (UMK), peternakan serta pelatihan mengenai cara mengembangkan wilayah.
“Pelatihan sumber daya manusia adalah penting, agar mereka tidak gagap teknologi,” jelas Sri Suhartanto (22/11).
Gunungkidul, menurut Suhartanto terbukti banyak dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun manca negara.
Suhartanto menjabarkan, beberapa UMK mulai berjalan, tahun berikutnya tentu lebih banyak lagi UMK yang berkembang. Peltihan, menurutnya dapat mengubah pandangan dan pola pikir masyarakat mengenai wisata dan iptek.
“Ketrampilan SDM desa pasti berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Red
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…