RONGKOP, Kamis Pahing – Kecamatan Rongkop terpilih sebagai salah satu kecamatan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Disebut-sebut, Rongkop mempunyai potensi alam yang hebat, terlebih setelah dibangun Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Sri Suhartanto, Kepala Bappeda Gunungkidul, pada seminar di Bangsal Sewoko Projo (BSP) menjelaskan, untuk mensuport Rongkop menjadi kecamatan pengembang iptek, Pemkab Gunungkidul menggandeng Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Yogyakarta.
Dijelaskan, setiap desa di Kecamatan Rongkop memperoleh pelatihan usaha menengah kecil (UMK), peternakan serta pelatihan mengenai cara mengembangkan wilayah.
“Pelatihan sumber daya manusia adalah penting, agar mereka tidak gagap teknologi,” jelas Sri Suhartanto (22/11).
Gunungkidul, menurut Suhartanto terbukti banyak dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun manca negara.
Suhartanto menjabarkan, beberapa UMK mulai berjalan, tahun berikutnya tentu lebih banyak lagi UMK yang berkembang. Peltihan, menurutnya dapat mengubah pandangan dan pola pikir masyarakat mengenai wisata dan iptek.
“Ketrampilan SDM desa pasti berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Red
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…