Rumah Sakit Modern Pertama di Gunungkidul, Akhir 2019 Beroperasi

1420

INFOGUNUNGKIDUL, SABTU KLIWON

WONOSARI, Bupati Gunungkidul Badingah S.Sos meninjau bangunan rumah sakit modern di Kecamatan Saptosari. Dalam kunjungnnya, Badingah menjajal lift nomor satu. Akhir tahun 2019 rumah sakit modern pertama di Gunungkidul ini diharapkan mulai melayani masyarakat.

“Iya, ini adalah lift modern dan mewah,” ujar Badingah setelah mengelilingi bangunan seluas 6.000 m2 (7/2) silam.

Rumah sakit tersebut, menurut Kadinas PUPR Gunungkidul, Ir. Eddy Praptono direncanakan secara komprehensif mempertimbangkan aspek medis, arsitektural modern dan mekanikal elektrikal canggih.

“Desain modern nampak dari fasade depan. Material bangunan semuanya modern, namun tetap adaptif terhadap lingkungan tropis,” ujar Kadinas PUPR, saat mendampingi kunjungan Bupati.

Adopsi peralatan medis yang canggih, kata dia, menambah kesempurnaan desain, tanpa ada pembedaan fasilitas di antara kelas rawat inap.

Bahkan, menurutnya, konsep sirkulasi dan zonasi area privat, tetap mendukung adat istiadat setempat. Pengunjung leluasa dan nyaman menjenguk pasien, tanpa menggangu aktivtas medis yang sedang berlangsung.

Rumah sakit modern pertama di Gunungkidul ini menelan biaya Rp 34 milyar.

Tahun 2019 masih ada anggaran Rp 9 milyari digunakan untuk perkerasan halam parkir, pembuatan gerbang masuk, jalan masuk serta penyempurnaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan pengadaan Generator Set 470 KVA.

“Diharapkan akhir tahun 2019 ini, Rumah Sakit Pratama Tipe D Saptosari dapat segera beroperasi dan mencapai tujuan utama yaitu mendekatkan dan memberikan layanan kesehatan yang representatif kepada masyarakat wilayah selatan,” tutup Eddy Praptono, di http://puprkp.gunungkidulkab.go.id/berita-53/

(Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.