Pembangunan embung Kedungpoh direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air untuk kegiatan pertanian dan konservasi.
“Di samping kedua fungsi pokok, ada fungsi tambahan yaitu untuk pengembangan kegiatan wisata,” jelas Kadinas PUPR Gunungkidul.
BACA JUGA: Di Wono Mengger BPTP Panen Raya Padi Teknologi Largo
Oleh sebab itu, perencanaan diarahkan pada kegiatan utama pembangunan embung seluas ±1.252,19 meter persegi.
Kegiatan tambahan berupa pembangunan dan penataan kawasan sekitar embung, berupa pembangunan akses jalan.
Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan embung Kedungpoh diperkirakan mencapai Rp 4 milyar.
BACA JUGA: Jalan Menuju Puncak Tertinggi Di Gunungkidul Diresmikan Bupati
Sumber dana berasal dari APBN melalui Balai Besar Wilayah Sungai untuk bangunan utama embung, dan APBD DIY untuk pembangunan akses jalan dan prasarana pendukung lainnya.
“Saat ini, tahapan penyempurnaan dokumen perencanaan masih dilakukan. Kita masih menanti embung baru ini segera terealisasi,” pungkas Eddy Praptono.




