Sekolah Masih Dilarang Tatap Muka, Peta Zona Covid-19 Sedang Disiapkan

254

WONOSARI-SABTU WAGE | Satuan pendidikan yang berada di Zona Kuning, Oranye, dan Merah, dilarang melakukan proses kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Mereka diminta tetap melanjutkan belajar dari rumah (BDR).

Larangan tersebut sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2O2O tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus (COVID-19).

Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Gunungkidul perlu segera memetakan zona, baik kuning, oranye, merah maupun hijau.

 

 

Hal tersebut berguna untuk keperluan bagi anak PAUD, TK, SD dan SMP, karena sebentar lagi memasuki tahun pelajaran baru.

Dikonfirmasi, Kadisdikpora Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid menjelaskan, belum melakukan pendataan, terkait yang boleh tatap muka dan yang tidak.

“Karena yang nenentukan peta zona adakah Satuan Gugus Tugas,” ujar Bahron, (27/6/20).

 

 

Tetapi, lanjut Bahron, karena tanggal 13 Juli 2029 dimulai tahun pelajaran, maka masuk secara tatap muka atau masih belajar di rumah tetap menungu sikon versi Gugus Tugas.

“Walaupun begitu, kami sudah mnyiapkan skenario. baik cara masuknya, termasuk protokol kesehatan, sekaligus kurikulum yang disesuaikan,” terang Bahron.

Secara terpisah, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi selaku Ketua Gugus Tugas menyatakan, pemetaan zona sedang dipersiapkan.

 

 

“Iya, semula zonasi dari DIY. Tapi saya tidak cocok dengan status yang diberikan (oranye), karena dilihat dari dinamika covid Gunungkidul masih lebih baik dari Sleman. Sebab itu kami akan membuat peta sendiri sesuai standar nasional,” jelas Immawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul dr. Dewi Irawati, selaku pembuat peta zona mengaku sudah menyiapkannya.

“Insya Allah segera kami laporkan ke Gugus Tugas, Selasa 30 Juni 2020. Bila Gugus Tugas setuju baru dipublikasikan,” tukas dr. Dewi Irawati. (Bambang Wahyu Widayadi)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.