USULAN Rian Eko Wibowo agar Bupati Mayor Sunaryanta meninjau ulang rencana penggantian Patung Kendang dengan Patung Tobong Gamping menukik ke rekonsiliasi regional.
Saya harus menyebut Bupati Sunaryanta dengan sapaan Pak Mayor, walau dia sudah purna tugas dari TNI AD.
Ada alasan yang tidak perlu saya sebutkan di sini. Selama saya berkomunikasi dengan Kapten sejak 2013, yang kini pensiun sebagai Mayor itu memang ada hal yang tidak perlu diketahui publik.
Secara yuridis formal, Pak Mayor memenangkan Pilkada 2020, sehingga dia berhak menduduki kursi bupati Gunungkidul 2021-2024. Kala itu Pak Mayor mengeruk suara 155.878.
Sementara secara politis raihan suara akumulatif, dia kalah dengan angka yang diraih tiga rivalnya yakni Sutrisno Wibowo 144.012, Immawan Wahyudi 58.576, dan Bambang Wisnu Handoyo 116.881. Jika diakumulasikan sebesar 314.469.
Artinya, yang memilih Pak Mayor jauh dibawah pilihan mayoritas warga Gunungkidul. Saat berkuasa mau tidak mau Pak Mayor perlu mengakomodir aspirasi warga yang ketika pencoblosan mereka tidak memilihnya.
Ketika memegang kekuasaan, bahasa kerennya Pak Mayor harus melakukan rekonsiliasi dalam segala hal, termasuk ketika hendak membangun infrastruktur Kota Wonosari, bukan malah konfrontasi dengan warga yang dulu tidak memilihnya.
Ketua DPD Golkar, Heri Nugroho selaku pengusung Pak Mayor dalam pilkada pun memilih berseberangan terkait rencana didirikannya patung Tobong Gamping di Bunderan Siyonoharjo.
Apalagi elemen warga yang dalam pilkada 2020 tidak memilih Pak Mayor. Kebanyakan penentang Patung Tobong adalah pemilih Immawan Wahyudi serta Bambang Wisnu Handoyo.
Yang demo kemarin personilnya cukup jelas. Hampir semua tokoh tahu, siapa Bambang Dermanto, siapa pula Stevanus Sujoko.
Jadi berkonfrontasi dengan para penentang pendirian patung Tobong Gamping identik dengan menarik tali rekonsiliasi.
Pak Mayor tidak mau kendor? Ini sangat berbahaya tidak hanya di Pilkada November 2024, tetapi sangat mengkhawatirkan soal kemungkinan munculnya perlawanan warga selama 3 tahun pemerintahan Pak Mayor.
Percikan Bunderan Siyonoharjo sudah terjadi, percikan yang lain tentu saja tidak boleh menyusul. Pasukan telik sandi harus bekerja keras demi keutuhan dan keguyuban warga. (Bambang Wahyu)
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…