Setelah Sebelumnya Sempat Diributkan, Pembangunan Irigasi Simo Siap Berlanjut

409

“Anggarannya tidak sedikit yaitu mencapai 2,1 miliar. Bila hal ini mengharap dari APBD Kabupaten, tentu akan sangat berat. Kami ingin terjadi kesepakatan dengan baik sehingga proses pekerjaan dapat dikerjakan segera, karena pelaksana terpancang waktu,” ungkap Tono.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam pelaksanaan pekerjaan pihak dinas maupun pelaksana tidak bisa memenuhi permintaan masyarakat, apabila harus menerapkan sistem buka tutup aliran irigasi, karena menyangkut kwalitas hasil pekerjaan cor dengan besi bertulang.

Pemdes Watugajah Fasilitasi Laptop Guru PAUD & TK

“Bila malam dialirkan pagi dimatikan pekerjaan akan menjadi tidak maksimal. Namun demikian mari kita cari solusinya seperti apa,” jelasnya.

Setelah melalui proses negosiasi alot dan panjang, akhirnya disepakati mulai 7 Juli 2019 sampai dengan selesai proses pekerjaan, aliran irigasi mati total. Sementara pihak warga meminta agar suplay material proyek tidak merusak jalan aspal yang ada. Ag




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.