Sinyal Intelijen Dunia: Tahun 2023 Merupakan Tahun Gelap

267

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) Budi Gunawan mengaku memperoleh data dari intelijen dunia, bahwa tahun 2023 merupakan Tahun Gelap (kegelapan). Literatur lain menegaskan, kegelapan dibarengi dengan kejahatan.

Tahun kegelapan, kata Budi Gunawan 20-1-2023, di Jakarta, dibayangi ancaman resesi dan inflasi. Tahun Kegelapan berpengaruh buruk pada banyak sektor.

Budi Gunawan menyebut sektor ekonomi rumah tangga di sudut-sudut kota, di kabupaten, hingga pelosok desa bakal merasakan dampak resesi dan inflasi itu.

Sebelumnya, pada November 2022 Presiden Jokowi ketika rapat koordinasi telah mengingatkan hal yang disampaikan Budi Gunawan, bahwa tahun 2023 perekonomian dunia menghadapi problem cukup berat.

Dari sisi yang berbeda, 14 abad silam telah tertulis, bahwa kegelapan / kejahatan itu pasti ada dan pasti datang sewaktu-waktu.

Gelap (kegelapan) juga jahat (kejahatan) itu datang dari: makhluk, dari perempuan-perempuan penyihir yang meniup tali, dan dari orang-orang dengki.

Tiga pelaku di atas memicu datangnya kegelapan seperti disebutkan Budi Gunawan yaitu perang antara Ukraina dengan Rusia, juga konflik geopolitik antara Cina dengan Taiwan.

Karena perang dan konflik terus berkepanjangan, tidak diketahui kapan berhenti, maka hampir pasti sangat mengganggu pasokan energi dan pangan dunia. Cepat atau lambat krisis dunia dan inflasi bakal terjadi, kemudian warga biasa menjadi korban.

Terlepas cukup atau tidak, terkait menghadapi tahun gelap, soal pangan, Kabupaten Gunungkidul dalam di dalam program 21-26 telah dipersiapkan.

Sementara dalam hal menghadapi gempuran inflasi dunia masih menjadi tanya besar.

(Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.