WONOSARI, Selasa Wage – Subsidi Pelanggan listrik 900 Kwh dialihkan (dicabut). Pelanggan kategori miskin menjerit, karena tagihan terlalu mahal. Namun berdasarkan data BPS, pelanggan kategori tidak mampu, dimungkinkan masih tetap menerima subsidi, dengan cara mangajukan keberatan.
“Dasar pengembalian, memperoleh subsidi dan tidaknya, diverivikasi dari nomor induk Kartu Tanda Penduduk (KTP),” kata Triyono Retno Nugroho, Supervisor Pelayanan Pelanggan PLN Wonosari, Gunungkidul, 18/7/17.
Triyono menambahkan, kebijakan pengembalian subsidi ditentukan oleh Kementrian ESDM berdasarkan data hasil survey BPS.
“Guna memastikan masih disubsidi atau telah dicabut, silahkan datang ke kantor PLN terdekat, ceking dengan membawa KTP,” pintanya.
Pelanggan 900 Kwh yang tidak memperoleh subsidi, sementara realitasnya memang tidak mampu, maka diminta mengajukan keberatan dengan mengisi formulir kepesertaan subsidi listrik golongan kebutuhan rumah tangga.
“Formulir telah disebar ke 144 desa di Gunungkidul, tinggal mengisi pengajukan keberatan. Desa akan mengurus melalui kecamatan,” jelas Triyono.
Pihak kecamatan, menurut Triyono, akan mengentri data selanjutnya diteruskan ke Bapeda. Kemudian Bapeda akan meneruskan dan melaporkan ke Kementrian ESDM.
Reporter: W. Joko Narendro
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…