NGLIPAR – Jumat Legi | Padukuhan Mengger, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar, merupakan satu diantara beberapa wilayah di Kabupaten Gunungkidul yang terdampak kekeringan.
Sumber mata air dari sumur gali yang sebagian besar dimanfaatkan oleh warga, sebagian mulai mengering sehingga masyarakat mulai kesulitan air bersih.
VIDEO TERKAIT :
Melihat kondisi tersebut, sebagai putra asli Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Kolonel Inf Dr. H.Tugiman, SH. M.Si, merasa terpanggil untuk berbagi, meringankan beban masyarakat dengan melakukan dropping air bersih, Rabu, (16/10/2019).
“Saya lahir dan besar di Gunungkidul, saya tidak mungkin melupakan daerah saya sendiri termasuk masyarakatnya,” ucapnya.
Kolonel Tugiman mengatakan, meski Ia saat ini tidak berada di Gunungkidul, bukanlah satu halangan untuk dia bisa membantu masyarakat Gunungkidul.
“Ada hikmah dibalik kondisi kesulitan air yang dialami masyarakat, hubungan saya dan masyarakat tetap terjalin baik meski saya tidak di Gunungkidul,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Watini mengatakan dampak kekeringan saat ini benar-benar Ia rasakan.
“Sulit sekali mendapatkan air, walaupun rumah saya ada sumber air dari sumur, saat ini mulai mengering,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, sumur gali miliknya sedalam 22 sudah mulai mengering. Pompa air miliknya tidak lagi mampu menjangkau air yang hampir habis.
“Dengan adanya bantuan ini, saya sangat senang dan berterimakasih. Ini akan sangat bermanfaat bagi kami,” ucapnya. (Red)












