Kejadian grobak berjalan sendiri, menurutnya, mungkin saja karena angin atau kendala gaya dorong dari roda, mengingat posisi tempat gerobag tersebut memang miring.
“Saya rasa ini tidak ada yang aneh, bahkan kejadian juga siang hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam kejadian tersebut, dimungkinkan juga adanya orang di dalam ruangan.
“Bisa saja kena angin atau karena dilempar orang, terkait CCTV bisa tersebar, nanti lah biar pihak management yang akan menyelidiki terkait bocornya CCTV ke publik,” ujarnya.
Sementara itu, Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUD Wonosari, Sumartono mengatakan, video memang berasal dari CCTV RSUD Wonosari. Namun demikian, ia tidak mengetahui kapan video tersebut beredar keluar.
Pantauan CCTV seharunya hanyalah pihak yang mengetahui. Pihaknya pun belum mengetahui siapa yang merekam video dalam CCTV tersebut, sehingga tersebar ke publik.
“Sementara akan saya telusuri, lantaran CCTV ini privasi bagi management,” jelasnya. (hr)












