Wisata Pertanian, Taman Buah Melon Orange di Tengah Kota

228

WONOSARI-Sabtu Pon | Ada yang menarik di Rest Area Patung Sapi, Padukuhan Sumber Mulyo, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari. Di atas lahan seluas 5.000 meter persegi, ditanam buah melon orange siap petik, memberikan pandangan yang indah bagi siapapun yang melihatnya.

Pengelola Kebun Orange Melon Muryadi menyampaikan, tak kurang dari 1.000 batang melon orange ditanam.

Lokasi penanaman dibuka untuk siapapun yang akan memetik langsung, menikmati manisnya buah melon, dijamin fresh dari batangnya.

“Untuk harga tergantung dari berat masing-masing buah, /kg 10 ribu rupiah saja,” katanya, Sabtu, (15/12/2019).

 

TIGA TAHUN INFOGUNUNGKIDUL: REPLIKA LAMBORGHINI AVENTADOR LP700 (80%)

 

Muryadi menjelaskan, satu batang buah melon rata-rata bisa menghasilkan dua buah. Satu buah beratnya bisa mencapai 5kg, tapi rata-rata berat melon orange hanya 3kg saja.

“Namun demikian, tidak semua batang yang ditanam berbuah maksimal, karena musim hujan merupakan kendala bagi petani buah,” terang Muryadi.

Saat hujan mulai turun, perkembangan buah melon tidak akan sempurna. Jika buah melon mulai membesar petani segera memberi alas seperti jerami agar buah melon tidak tergenang air.

“Terlalu lama tergenang air, buah akan membusuk,” ujarnya.

Lebih lanjut Muryadi menjelaskan, penanaman melon terhitung sejak 70 hari dari masa panen. Pupuk yang digunakan adalah jenis organik.

“Dengan demikian, buah atau sayuran dijamin aman dikonsumsi langsung karena bebas residu,” tandasnya.

Sejak dibuka untuk umum, taman buah melon orange tampak ramai pengunjung yang ingin langsung memetik, membeli dan menikmati lansung di kebun.

“Banyak di antara pengunjung tampak antusias, menyempatkan untuk berfoto-foto,” ungkap Muryadi.

Wisata di Kabupaten Gunungkidul saat ini memang makin lengkap dan beragam. Tidak hanya pantai dan goa, kini daerah perkotaan pun juga dijadikan wisata pertanian. (hr)

 

DI LADANG TANDUS, TEMUKAN MATA AIR LUAR BIASA

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.