Categories: PEMERINTAHAN

WKSBM Mesin Pemecah Problem Sosial

GEDANGSARI, Minggu Wage – Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 mengamanatkan, fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh Negara. Elemen masyarakat selaku bagian dari negara memiliki peran tidak kalah penting. Penanganan penyandang sosial oleh sebab itu bukan sebatas tanggungjawab pemerintah. Masyarat memiliki potensi andil, hanya belum diberdayakan secara optimal.

Bertempat di balai desa Desa Ngalang, Gedangsari, Dinas Sosial Propinsi DIY, Sabtu malam (26/8), belandaskan amanat UU 1945, melaksanakan penyuluhan masalah sosial. Media yang digunakan adalah pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Untuk keperluan mengibur warga penyandang sosial, Kasi Penyuluhan Sosial, Sapto Parjono, S.Pd. MM, bekerja sama dengan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Gedangsari memilih lakon Kresno Kuncoro yang dibeber Ki Dalang Sutamat dari Desa Nglegi, Kecamatan Patuk.

Sebelum pakeliran dimainkan, Sapto Parjono memaparkan program Dinas Sosial DIY 2017 yang diformat dalam bentuk Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM).

“WKSBM ini merupakan alat, wadah, atau media yang digunakan oleh masyarakat untuk melaksanakan usaha kesejahteraan sosial secara mandiri dan berkelanjutan,” papar Sapto Parjono di depan publik wayang kulit.

Problem yang terjadi di tengah masyarakat, terutama kasus penyandang sosial seperti fakir miskin, anak terlantar serta disabilitas, dipecahkan bersama melalui wadah WKSBM.

Fakir miskin itu menjadi tanggungjawab negara menurut Sapto, adalah benar. Tetapi peran masyarakat selaku bagian dari elemen negara jauh lebih penting.

Untuk itu Sapto Parjono mengajak warga Desa Ngalang merapatkan barisan, bersama pemerintah mengatasi problem sosial dengan cara membentuk WKSBM di 14 padukuhan. Agung Sedayu

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

2 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

2 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

2 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

2 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

2 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

2 hari ago