Dinas Sosial DIY Gelar Gerbangpraja, Atasi Degradasi Budaya

1403

KARANGMOJO, SABTU LEGI-Dinas Sosial DIY menggagas restorasi sosial melalui gerakan bangga penggunaan aksara jawa (Gerbangpraja). Gunungkidul mengadakan sarasehan restorasi sosial bertempat di Yayasan Martahadi Wisroyo Joglo Sokoliman, Sokoliman 1, Bejiharjo, Karangmojo, Jumat (16/11).

Langkah ini dilakukan untuk kepentingan harmonisasi masyarakat dan mengurangi paham radikalisme.

Kepala Dinas Sosial DIY Untung Sukaryadi menilai, Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai kota pendidikan dan budaya telah mengalami degradasi budaya. Penggunaan aksara jawa yang kaya filosofi kehidupan mulai ditinggalkan.

“Untuk itu, perlu sebuah gerakan sosial bersama yang disebut restorasi sosial. Kita harus bangga terhadap aksara jawa,” tegasnya

Restorasi sosial sangat penting, lanjut dia, diharapkan dapat mengembalikan budaya jawa yang hilang. Dia berharap, meski generasi penerus berada era milenial, tetap berbudaya jawa.

Gerbangpraja diharapkan ggugah rasa sithik edhing lumantar aksara jawa (Membangkitkan tenggang rasa melalui huruf jawa).

Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Drs. Immawan Wahyudi, MH, menyampaikan, apabila akan menggunakan Gerbangpraja dalam sebuah pergerakan, maka harus bisa menjalankan sila ke 5 Pancasila.

“Kata sithik edhing bermakna luas, karena di dalamnya ada tenggang rasa dan keadilan,” terangnya. (Joko)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.