Categories: PEMERINTAHAN

Antisipasi Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan

KARANGMOJO, Rabu Wage – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui beberapa Organisasi Perangkat Daerah, khusus bidang ekonomi melakukan berbagai langkah, dan kebijakan, serta antisipasi untuk menjaga stabilitas pangan menghadapi Hari Raya Natal, dan tahun.

Dipaparkan Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul dalam acara jumpa pers Rabu, (20//12), bahwa untuk mempersiapkan kelancaran natal, tahun baru dan liburan akhir tahun, Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul telah berkoordinasi, dan kerjasama dengan lintas sektoral, termasuk kesiapan di bidang ekonomi.

Bidang Ekonomi telah melakukan pemantauan yang dilaksanakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Dari hasil pantauan, selama tahun 2017, komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar, dan frekuensi berulang yang tinggi, (Volatile Food).

“Seperti bawang merah, cabe rawit merah, dan minyak goreng,” paparnya.

Ketika dilakukan pemantauan oleh tim TPID Propinsi, dan TPID kabupaten, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan. seperti beras IR 64, dan jenis mentik wangi, telor, cabe merah keriting, cabe rawit merah segar, cabe hijau serta beberapa hasil perikanan, namun demikian menurut Drajad Ruswandono, secara umum kondisi kenaikan masih terkendali, dan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Sehingga besaran inflasi Nasional 3,58% masih dibawah batas ambang batas kritis yaitu 5%,” jelas Drajad.

Untuk mengendalikan inflasi lanjut Drajad, Pemerintah melakukan berbagai upaya diantaranya dengan melakukan operasi pasar, merevitalisasi kembali program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), oleh Dinas Pertanian dan Pangan. Kemudian meminta tambahan pasokan insidental LPG 3 kg, termasuk tambahan ditahun 2018 sebesar 20%, dan penguatan kelembagaan TPID sesuai Keppres No.23 tahun 2017.

“Dengan demikian, secara umum ketersediaan bahan pangan tercukupi,” tambahnya.

Ia berharap, kepada masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara besar-besaran (Panic buying), sebagaimana lazim terjadi saat mendekati hari-hari besar, agar tidak menimbulkan gejolak harga yang berlebihan.

 

Reporter: W Joko Narendro_ig

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

14 jam ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

2 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

1 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

1 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago