Berjuang Melawan Kanker Stadium 4 Suryanto Tergolek Lemah

836

WONOSARI – Sabtu Pahing | Tergolek lemas dan pasrah tanpa pengobatan, Suryanto (42) warga Padukuhan Winong 04/06, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari berjuang melawan penyakit kanker kelenjar air ludah stadium 4.

Dalam upaya mencari kesembuhan, pihak keluarga telah melakukan berbagai perawatan di Rumah Sakit (RS), hingga simpanan harta benda ludes terjual, kondisi Suryanto semakin memprihatinkan. Saat ini dirinya hanya bisa berharap, akan adanya pertolongan dari para dermawan yang iklas menyisihkan sebagian rizki untuknya  dia dan keluarga.

Akreditasi RSUD Bupati Gunungkidul Disambut Reog

Ketika infogunungkidul berkesempatan singgah di rumah Suryanto, Rabu siang, (07/08/2019), sekilas terlihat rumahnya telah layak, berupa bangunan tembok meskipun masih berupa batako tanpa acian.

Dengan ramah namun tampak menyimpan beban kepiluan, Niyem (43) istri tercinta Suryanto mengisahkan penyakit yang dialami suaminya. Setiap kalimat yang ia ucapkan mengambarkan derita keluarga kecilnya, nampak mata wanita paruh baya ini berkaca-kaca.

Di dalam rumah keluarga kecil inipun tak tampak perabot mewah, bahkan sekedar tempat duduk kami beralas tikar dan Niyem mulai bercerita.

Sewaktu suaminya sehat, Niyem memulai cerita, suaminya adalah sosok kepala rumah tangga yang bertanggungjawab dan pekerja keras. Sejak pagi hingga sore dan terkadang malam, Suryanto bekerja serabutan banting tulang asal halal dan pulang membawa hasil.

Harta berharga yang dia miliki kala itu adalah ternak sapi yang beranak pinak. Sehingga sewaktu mendapat bantuan program pemerintah berupa Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Suryanto mampu mengimbangi swadaya cukup banyak hingga yang semula tempat tinggalnya tidak layak menjadi seperti saat ini.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.