Categories: PEMERINTAHAN

Data Statistik BPS Belum Sesuai Kenyataan di Lapangan

NGLIPAR, Minggu Pahing, 7/1/18 -Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, berkesimpulan, kemakmuran petani di Gunungkidul harus ada penilaian ulang, oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Selama ini penilaian data statistik, menurutnya tidaklah konkrit dengan kenyataan dilapangan.

Immawan Wahyudi, mengungkapkan hal itu, saat panen raya kedelai, dan jagung di Kecamatan Nglipar, (05/01), bersama Kepala BPTP DIY, Dr. Joko Pramono, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunungkidul, Ir. Bambang Wisnu Broto.

Menurut Immawan, kalau BPS tidak mendata ulang, dianggap petani Gunungkidul selama ini tidak memberikan kontribusi. Padahal kenyataannya, Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), 25% nya sumbangan dari bidang pertanian.

“Kalau pertanian dilihat secara komprehensif, dan menyeluruh maka bisa dimungkinkan kontribusi pertanian bisa mencapai 30%,” ungkapnya.

Pertanian, menurut teorinya, dihitung berdasarkan kepemilikan lahan, Namun Seperti kita ketahui bahwa selain lahan tanah milik petani, juga ada lahan milik pemerintah yang dimanfaatkan sepenuhnya untuk digarap oleh petani.

“Dan ternyata hasilnya luar biasa, hal semacam ini oleh BPS, tidak terdata,” ujarnya.

Diakuinya, data BPJS mengandalkan ramdom sampling yang memang banyak kelemahanya, jika tidak dilakukan pendataan dengan lebih konfrehensif, dan menyeluruh.

“Supaya hasil ramdonya itu tidak terlalu jauh penggambaranya dengan fakta dan realita yang sebenarnya dilapangan,” saran Immawan.

Pada kesempatan itu Immawan Wahyudi juga menyampaikan, apresiasi kepada para petani kedelai di dusun Nglorok, Desa Kedungpoh, dan petani jagung di dusun Prebutan, desa Katongan, Kecamatan Nglipar.

Tercatat lahan milik Dinas kehutanan, yang saat ini dimanfaatkan oleh petani di seluruh Kecamatan Nglipar ada 1800 hektar.

“Bapak dan ibu sudah menjadi pejuang petani yang tangguh, ini suatu gambaran kemakmuran petani,” tegasnya

Petani Gunungkidul, masih menurut Immawan, sudah memberikan kontribusi ketahanan pangan nomer 2 setelah Kabupaten Sleman.

 

Reporter: W. Joko Narendro_ig

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

5 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago