WONOSARI, Selasa Wage – Eko Subiantoro, Kadisdukcapil Gunungkidul bertekad melacak warga yang kehilangan dokumen kependudukan. Angka pasti, mengenai jumlah mereka belum diketahui secara pasti. Tetapi Disdukcapil bekerjasama dengan Desa terdampak, dalam waktu singkat segera turun lapangan.
Pemikiran Eko Subiantoro sejalan dengan fakta. Beberapa hari paska banjir, tanah longsor dan angin kencang Slamet, S.Pd. MM memprediksi banyak dokumen kependudukan yang hilang.
“Dokumen kependudukan yang hilang/ rusak seperti KK/ KTP/ AKTA KELAHIRAN, perlu disisir hingga ke tingkat RT,” ujar Slamet, (5/12).
Merespon desakan warga melalui anggota DPR DDIY, Eko Subiantoro mengatakan pada masa recovery (pemulihan), Disdukcapil akan melakukan penelusuran melalui data base, guna menerbitkan dokumen pengganti.
“Yang kami keluarkan bukan duplikat, tetapi kutipan, karena dalam sistem administrasi kenegaraan tidak dikenal istilah duplikat,” jelas Eko.
Dia yakin, bahwa untuk menerbitkan kutipan KTP, KK dan Akta Kelahiran tidak ada kendala. Seratus empatpuluh empat Desa di Gunungkidul, menurutnya telah siap dengan adminduk warga.
Reporter: Agung Sedayu
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…