WONOSARI, Selasa Wage – Eko Subiantoro, Kadisdukcapil Gunungkidul bertekad melacak warga yang kehilangan dokumen kependudukan. Angka pasti, mengenai jumlah mereka belum diketahui secara pasti. Tetapi Disdukcapil bekerjasama dengan Desa terdampak, dalam waktu singkat segera turun lapangan.
Pemikiran Eko Subiantoro sejalan dengan fakta. Beberapa hari paska banjir, tanah longsor dan angin kencang Slamet, S.Pd. MM memprediksi banyak dokumen kependudukan yang hilang.
“Dokumen kependudukan yang hilang/ rusak seperti KK/ KTP/ AKTA KELAHIRAN, perlu disisir hingga ke tingkat RT,” ujar Slamet, (5/12).
Merespon desakan warga melalui anggota DPR DDIY, Eko Subiantoro mengatakan pada masa recovery (pemulihan), Disdukcapil akan melakukan penelusuran melalui data base, guna menerbitkan dokumen pengganti.
“Yang kami keluarkan bukan duplikat, tetapi kutipan, karena dalam sistem administrasi kenegaraan tidak dikenal istilah duplikat,” jelas Eko.
Dia yakin, bahwa untuk menerbitkan kutipan KTP, KK dan Akta Kelahiran tidak ada kendala. Seratus empatpuluh empat Desa di Gunungkidul, menurutnya telah siap dengan adminduk warga.
Reporter: Agung Sedayu
SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…