Dua SMK Adu Jotos di Pantai Selatan, Polisi Turun Tangan Mendamaikan

440

GUNUNGKIDUL – Kamis Pon | Gesekan antara wisatawan terjadi di Parkiran Pantai Watu Lawang, Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kamis (19/12/2019). Keributan melibatkan pelajar SMK I Tanjungsari dengan SMK Penerbangan AAG Adi Sutjipto Yogyakarta. Perkelahian berhasil didamaikan setelah jajaran Kepolisian Polsek Tepus turun ke lokasi kejadian.

“Mereka berhasil dilerai meskipun beberapa siswa sempat menderita luka karena pukulan tangan kosong,” terang Kapolsek Tepus, AKP Mustaqim.

Peristiwa terjadi pukul 13.30 WIB, berawal ketika pengendara motor pelajar dari SMK I Tanjungsari, sekira 18 sepeda motor yang berboncengan berjumlah 35 pelajar, hendak menuju kawasan wisata Pantai Selatan Gunungkidul.

 

SUARAMU AKAN KAMI DENGAR

 

Dalam perjalanan menuju ke pantai, terdapat salah satu pengendara motor dari SMK I Tanjungsari yang bertemu dengan rombongan SMK Penerbangan AAG Adisutjipto.

“Rombongan siswa SMK Penerbangan AAG Adi Sutjipto ada 45 pemotor dengan jumlah 87 pelajar,” katanya.

Saat kedua rombongan pelajar bertemu, salah seorang siswa dari SMK Tanjungsari dianiaya, namun demikian pihak SMK Penerbangan menyatakan bahwa mereka tidak ada yang melakukan tindakan tersebut.

Konflik akhirnya berlanjut, ketika rombongan siswa SMK Penerbangan AAG Adi Sutjipto tiba dulu di Parkiran Pantai Watu Lawang, kemudian disusul oleh rombongan siswa SMK I Tanjungsari, spontan terjadi perkelahian antar kedua belah pihak.

“Sempat dilerai oleh juru parkir dan akhirnya perkelahian berhenti. Kami yang mendapat laporan adanya perkelahian langsung menuju lokasi,” kata Kapolsek.

Setiba di lokasi, rombongan SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta digiring ke Polsek Tepus untuk dibina.

Akibat kejadian tersebut, dua siswa yakni Firdiansyah pelajar SMK l Tanjungsari mengalami luka di bagian bibir dan Fathan Maftuh (18) pelajar SMK Penerbangan AAG Adi Sutjipto mengalami luka bibir.

Di lokasi Pantai Watu Lawang, upaya perdamaian antara kedua belah pihak langsung dilakukan oleh pihak kepolsian.

“Perkelahian terjadi akibat buntut dari kesalah pahaman saat di jalan raya, tapi sekarang sudah selesai secara damai,” pungkasnya. (hr)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.