Gumbreg Adat Tradisi Leluhur Wujud Syukur Among Tani

282

WONOSARI – Selasa Wage | Masyarakat Dusun Blimbing, Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari masih memegang teguh adat tradisi, salah satunya Gumbreg, Selasa, (18/06) siang.

Gumbregan adalah tradisi yang melambangkan kedekatan masyarakat petani dengan hewan ternak mereka. Ternak bagi masyarakat petani bukanlah hewan biasa. Selain itu, tradisi Gumbregan menjadi wujud syukur para petani atas limpahan rizki dari Tuhan.

Keajegan Pembiayaan Pentas Seni 144 Desa Masih Tergantung Pemerintah

Tradisi Gumbregan diawali dengan arak-arakan gunungan ketupat, ketela rebus, uwi gembili, menuju Sanggar Omahku Wacana Tirtomoyo di Blimbing, Desa Karangrejek.

Untuk selanjutnya, gunungan ketupat serta ubo rampe lainnya diikrarkan oleh salah satu sesepuh setempat dan diakhir acara gunungan ketupat yang diperebutkan oleh pengunjung.

Heri Nugroho tokoh masyarakat setempat menjelaskan, tahun 2019 ini warga Blimbing menyelenggarakan upacara tradisi Gumbregan yang ke 5 (lima). Tradisi Gumbregan sebagai wujud syukur kepada Tuhan, atas anugerah yang diberikan terutama bagi petani, dan peternak.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.