Kamis Pon-Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) HM. Supar Sarwo Putro SH,MM, bertekad meraih 1 frakasi di DPRD II Gunungkidul. Saat ini Hanura bergabung di Fraksi Handayani karena hanya meraih 1 kursi. Pemilu 2019, maunya tambah 4 (empat) kursi. Semangat gila? Bisa iya, bisa tidak.
Berdasaran dokumen Pileg 2014, Partai Hanura meraih 1 kursi pada juru kunci di Dapil 4. Perolehan 6% atau 4.353 dari suara sah kala itu 76.673. Hanura menang lumayan gemuk dengan Partai Demokrat 4.024 (5%).
Sunarto, Kader Hanura duduk di kursi DPRD Gunungkidul berada di bawah Lagiyo dari Partai Gerindra 5.553 (7%).
Supar Sarwo, harus bekerja keras merebut suara di dapil 1, 2, 3 dan 5. Ini sepanjang dapil tidak berubah.
Rekaman data KPUD Gunungkidul menunjukkan, Dapil 1, Hanura hanya mengantongi angka 2.377 (2%) suara sah kala itu 123.585. Untuk meraih satu kursi, kader Hanura paling tidak harus mengumpulkan suara sebesar 7.700 lebih.
Di Dapil 2, suara Hanura pada Pileg 2014 memperleh 3.392 (4%) dari suara sah 81.479. Mau meraih kursi di dapil 2, Hanura minimal harus mengantongi 5.500 suara lebih.
Data berikutnya, di Dapil 3 Hanura memperoleh suara 814 (1%) dari suara sah 97.606. Ini paling berat, karena untuk duduk di kursi DPRD Gunungkidul Hanura harus mengejar paling tidak 5.000 lebih, bertarung habis-habisan dengan PKS.
Sesumbar Ketua DPC Hanura Gunungkidul bisa meraih 5 kursi untuk membentuk satu Fraksi, menurut perhitungan saya adalah ide super gila. Supar Sarwo nekad, tanpa melihat jejak rekam Pileg 2014. Bambang Wahyu Widayadi-ig
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…