WONOSARI, Kamis Pon–Hingga Februari 2018, Nawacita telah dijalankan tiga tahun lebih dua bulan. Salah satu yang ditunggu publik adalah evaluasi keberhasilan revolusi mental.
Pada tataran politik, mental sebagian bupati, gubernur, anggota legeslatif, ditandai tidak semakin baik, tetapi justru sebaliknya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) makin sibuk membekuk pejabat politik yang melakukan korupsi.
Pada level pegawai negeri sipil (PNS) terutama yang terjadi di pusat pemerintahan (Jakarta) terjadi hal yang mengejutkan.
Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK), Senin (19/2), memutuskan memberikan sanksi Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS) kepada 33 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari berbagai kementerian, lembaga dan pemerintah daerah.
Sebanyak 17 dari 33 PNS yang diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri itu adalah karena bolos kerja hingga ratusan hari kerja.
Sementara 5 PNS terjerat kasus penyalahgunaan narkotika, dan 3 orang melakukan pungutan liar (pungli).
Delapan sisanya menyangkut kasus lain, PNS melakukan perzinahan, kumpul kebo, menjadi istri kedua, memiliki istri kedua, memalsukan dokumen, tidak patuh pada ketentuan kerja dan tidak melaksanakan tugas kedinasan.
Tidak luput, mental pelajar pun makin tergerus. Contoh menyedihkan, seorang siswa membunuh guru. Tamsil lain, salah satu siswi SMP Negeri kelas 9 di Gunungkidul mencaci guru dengan umpatan.
Lalu, revolusi mental itu arahnya ke mana?
Redaksi
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…