WONOSARI-SABTU PAHING | Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul tidak memiliki kewenangan mengelola hutan produkdi, karena kewenangan tersebut telah ditarik ke Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Propinsi.
Sementara itu di dalam Rancangan Awal RPJMD 2021-2026 disebutkan, Bupati Sunaryanta akan mengembangkan hutan produksi seluas 18.810,100 hektar yang tersebar di 10 Kapanewon.
Lokasi pengembangan hutan produksi tersebut meliputi kapanewon Panggang, Paliyan, Saptosari, Semanu, Karangmojo, Wonosari, Playen, Patuk, Nglipar dan kapanewon Semin.
Agus Priyanto Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul membenarkan, bahwa hutan produksi, sesuai aturan perundangan yang berlaku tidak menjadi tanggungjawab institusi yang dipimpinnya.
“Tetapi Dinas KLH Gunungkidul tetap membuat rencana yang terintegrasi dengan DLHK DIY. Kami menyiapkan lahan dan pelaksananya, sementara dukungan sarana dan pembiayaannya dari DLHK DIY. RPJMD Kabupaten dengan demikian menjadi nyambung dengan RPJM Pemda DIY,” terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul, Agus Priyanto, di ruang kerjanya, 4-6-2021.
Target utama pengembangan hutan produksi menurut Agus Priyanto adalah terpenuhinya standar minimal 30% permukaan bumi Gunungkidul tertutup tajuk.
“Guna mengurangi erosi, di samping untuk menunjang pengembangan pariwisata,” tandasnya.
Lebih detail dia menjelaskan, hutan produksi, adalah kawasan hutan yang hasilnya untuk memenuhi keperluan masyarakat pada umumnya, dan untuk pembangunan, industri dan ekspor. (Bambang Wahyu)
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…