Karaoke Lambada Tutup, Setelah 14 Penjudi Dadu Digelandang Polisi

552

WONOSARI, Rabu Legi – Rumah Karaoke Lambada (RKL) yang beroperasi  di area Pantai Krakal, Gunungkidul, dilacak melalui google maps tutup. Belum diketahui secara pasti, pihak mana yang menutup RKL.

Baca juga:

Modus Baru Main Dadu Di Room Karaoke Belasan Orang Digelandang Polisi

Diperkirakan, tutupnya RKL setelah 14 orang digelandang polisi karena tertangkap basah main dadu di dalam salah satu ruangan RKL, beberapa hari lalu.

Rumor yang beredar, pemilik rumah karaoke adalah salah satu tokoh politik berinisial S. Dia, ketika dikonfirmasi soal tutupnya RKL,  mengelak.

“Saya tidak tahu menahu, tanyakan ke Hr,” kelitnya.

Baca juga:

Pemerkosa Emak-Emak, Warga Baleharjo Diancam 12 Tahun Penjara

Media pun mencoba menghubungi  Hr, tetapi tidak ada tanggapan.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya yang saat ini sedang melakukan pemeriksaan ke 14 pelaku judi dadu menyampaikan, tidak tahu soal tutupnya RKL.

“Coba ditanyakan ke Satuan Polisi Pamong Praja,” kata Riko Sanjaya (19/02).

Baca juga:

Sengketa Tanah Rp 4 Miliar Memasuki Babak Permohonan Penangguhan Penetapan Eksekusi

Terkait proses hukum 14 orang tersangka judi dadu, Riko Sanjaya memaparkan, pemberkasan cukup memakan waktu.

“Kami perlu koordinasi dengan jaksa,” pungkasnya.

Terpisah, pihak Polisi Pamong Praja dihubungi melalui aplikasi Whatsapp belum memberi tanggapan.

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi
Foto     : google maps



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.