Kedaulatan Pangan Gunungkidul Belum Terwujud

2207

Sutejo menyampaikan, pada Hari Pangan Sedunia tahun 2019 ini, jejaring organisasi petani Gunungkidul bersama dengan beberapa stakeholder bekerjasama untuk menggugah semangat mewujudkan ketahanan pangan dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Peringatan HPS sendiri yakni untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Gunungkidul akan pentingnya penanganan masalah pangan.

Video Terkait:

“Selain itu, juga untuk memperkokoh solidaritas antar kelompok, antar stakehoder dalam usaha dan upaya terhadap pemenuhan pangan dan gizi, dan juga membangun kesadaran bersama untuk pelestarian dan penganekaragaman sumber pangan lokal,” bebernya.

Sementara tujuan dari peringatan HPS yakni untuk mendorong kelompok tani dan masyarakat Gunungkidul pada umumnya untuk melakukan gerakan penganekaragaman dan konsumsi pangan lokal.

Mendorong anak-anak, pemuda-pemudi, masyarakat untuk respek terhadap pelestarian alam dan kearifan budaya lokal.

“Adanya rekomendasi hasil Seminar dan Lokakarya (Semiloka) tentang persoalan dan kebijakan yang terkomunikasikan dengan para pemangku keputusan di Gunungkidul,” kata Tejo.

Adapun peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ini, rencananya akan dilaksanakan Sabtu, 26 Oktober 2019 di Bangsal Sewokoprojo, Kabupaten Gunungkidul dengan tema “ Hamemayu Hayuning Bawana” (Pelestarian Alam dan Budaya pertanian Berkelanjutan Demi terwujudnya Ketahanan Pangan). (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.