WONOSARI, Jumat Pon | Staf Ahli Bupati Gunungkidul Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Siti Isnaini Dekoningrum Nurhandayani menyatakan, ujicoba tanam kedelai varietas Dena dan Dega yang dilakukan BPTP DIY bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan membuahkan hasil positif.
Kegiatan introduksi tekhnologi budidaya kedelai bawah naungan, varieatas Dena dan Dega yang ditanam pada lahan seluas 5 Ha lebih, dinilai cukup berhasil.
“Keberhasilan budidaya kedelai varietas Dena Dega dengan dukungan teknologi dari BPTP DIY bisa meningkatkan pendapatan petani. Disamping itu juga mendorong terwujudnya Kabupaten Gunungkidul sebagai salah satu sentra produksi kedelai berkualitas,” ujar Dekoningrum, saat Temu Lapang dan Panen Kedelai Budena (Budidaya Kedelai Naungan) di Desa Bleberan, Dusun Srikoyo, Kecamatan Playen, (2/5).
Dia menjelaskan, ujicoba di dusun Srikoyo, Desa Bleberan, Kecamatan Playen merupakan kegiatan pendampingan penerapan paket teknologi budidaya kedelai.
Dua varietas kedelai Dena dan Dega, dipsuplay pupuk organik, waktu tanam antara 2 – 3 bulan, menghasilkan panen mencapai 3 ton per Ha.
Kelompok tani kedelai setempat berharap, bahwa kegiatan pendampingan BPTP bisa berlanjut.
Acara temu lapang dihadiri Camat Playen, diwakili Kepala Seksi TMD, Sunardi, S.SOs. Kepala Dinas Pertanian DIY, BPTP Provinsi DIY, Koramil, Polsek Kecamatan Playen, Kepala Desa Bleberan serta kelompok tani kedelai desa Bleberan. (Red)
Sebelumnya Tukinem Tinggal di Gubuk Reot, Kini Punya Rumah Baru













