Sebelumnya Tukinem Tinggal di Gubuk Reot, Kini Punya Rumah Baru

649

NGAWEN, Minggu Pon|Wajah Tukinem (50) warga Padukuhan Sidorejo, Desa Beji, Kecamatan Ngawen nampak sumringah. Wanita yang hidup sebatangkara di gubuk kecil dan reot, kini dapat menempati rumah barunya setelah mendapatkan bantuan bedah rumah dari swadaya masyarakat.

Tukinem merupakan salah satu warga yang lama hidup sebatangkara lantaran suami dan anaknya meninggal dunia beberapa tahun silam. Janda tua yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani tersebut tinggal di gubuk reot berukuran 3 kali 4 meter.

Baca juga:

Kamijan Pendek, Pengamen Bermodal Jutaan Rupiah

Gubuk yang menjadi tempat tinggal Tukinem terlihat sangat tidak layak, bangunan yang hanya terbuat dari bambu tersebut merupakan satu-satunya tempat istirahat Tukinem saat malam hari. Lantai tanah dan beratapkan terpal lusuh menjadi pemandangan ketika berkunjung ke gubuk tempat Tukinem tinggal.

Danramil 05 Kecamatan Ngawen Kapten Infantri Slamet yang ikut membantu bedah rumah bersama warga setempat mengatakan, bantuan swadaya masyarakat dan donatur berupa material asbes, kayu dan pasir, merupakan inisiatif warga setempat.

Baca juga:

Dukung Ekonomi Masyarakat, MPM Finance Kerjasama Dengan BUMDES Tileng




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.