Heri Susilo, seorang pegiat sosial menanggapi, memang masih banyak warga yang tidak punya apa-apa. Hanya punya sepetak tanah dan bangunan rumah seadanya. Tidak punya kayu jati, sengon, kambing, sapi. Menurut Heri, bahkan ada warga yang harus numpang di tanah kas desa.
“Kalau tidak percaya silakan turun lapangan, saya tunjukkan,” ujar Heri.
Slamet Harjo, terkait bantahan itu meminta masukan guna bahan dalam berdialog dengan eksekutif.
Heri Susilo menolak memberi masukan berkaitan dengan kebijakan soal kemiskinan, alasannya di lapangan terlalu banyak konflik.
BACA JUGA:
Lowongan Kerja: Pemda Gunungkidul Membutuhkan 72 Tenaga Harian Lepas
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…