Heri Susilo, seorang pegiat sosial menanggapi, memang masih banyak warga yang tidak punya apa-apa. Hanya punya sepetak tanah dan bangunan rumah seadanya. Tidak punya kayu jati, sengon, kambing, sapi. Menurut Heri, bahkan ada warga yang harus numpang di tanah kas desa.
“Kalau tidak percaya silakan turun lapangan, saya tunjukkan,” ujar Heri.
Slamet Harjo, terkait bantahan itu meminta masukan guna bahan dalam berdialog dengan eksekutif.
Heri Susilo menolak memberi masukan berkaitan dengan kebijakan soal kemiskinan, alasannya di lapangan terlalu banyak konflik.
BACA JUGA:
Lowongan Kerja: Pemda Gunungkidul Membutuhkan 72 Tenaga Harian Lepas
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL – RABU PON, Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan…