Pemegang Modal Bebas Menjual Alam Atas Nama Pariwisata

2063

Pemerintah setempat, termasuk warga,  menjadi penonton setia  yang hanya bisa terkagum-kagum.  Tahun depan akan muncul di Gunung Ngapak, Desa Putat, Kecamatan Patuk, yang memiliki potensi yang sama.

Di sana bakal ada pusat studi tanaman buah langka yang difasilitasi hotel cukup mewah.

Video pilihan:

Pertanyaannya, warga setempat menerima tetesan kue pariwisata, atau juga menjadi penonton setia?

Ini tak ada bedanya dengan Teras Kaca, di Pantai Gesing, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang. Warga setempat keburu menjual tanah tepi pantai, giliran mau melihat tempat ngrendet (mencari lobster) dikenakan tarif.

Pemilik tanah, sebelum dikuasai Heha Sky View dan Teras Kaca Gesing, tidak pernah membayangkan, bahwa bumi yang pernah dikelola secara turun temurun itu kemudiam berubah menjadi nostalgia perih.

Bambang Wahyu Widayadi




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.