WONOSARI, Selasa Wage – Pemerintah, melalui Dinas Kehutanan menggalakkan penanaman Jati Unggul Nasional (JUN). Karena pertimbangan harga satuan bibit, Kelompok tani pilih menanam Jati Unggul Lokal.
Lima Kelompok Tani ini meliputi Platar Ombo Makmur, Ngudi Subur Desa Watusigar Ngawen, serta Ngudi Rejeki, Ngudi Makmur, dan Banyu Moto Kecamatan Nglipar, musim tanam 2017-2018 menanam 10.000 bibit jati unggul Lokal (JUL).
Mereka beralasan, JUN memang bagus, tetapi satuan harga per batang Rp 20.000,00 bagi petani terlalu mahal.
“Berbeda dengan JUL, bibit disemai oleh kelompok, anggota menanam secara gratis,” ujar Ketua Kelompok Banyumoto, (5/12).
Ditelisik lebih jauh, lima kelompok tani Gunungkidul dalam membuat pembibitan tidak melulu JUL. Dalam kegiatan pesemaian mencakup bibit sengon laut.
Lima Kelompok Tani memperoleh suport dari program Pembangunan Perhutanan Sosial Nusantara (Bangpesona) Kementrian Kehutanan yang dihantar Titiek Soeharto melalui jalur aspirasi.
Slamet, S.Pd. MM dari Rumah Aspirasi membenarkan, bahwa musim tanam 2017-2018, ditambah tanaman buah 10.000, sekurang-kurangnya 40 ha lebih, tanah di Gunungkidul terhutankan oleh gerakan 5 kelompok tani.
“Itu Dengan pengaturan jarak tanam 4 x 5 meter,” kata Slamet.
Ke depan, lanjut politisi Golkar, gerakan penghijauan akan terus dilakukan untuk menahan laju penebagan pohon yang bergerak menurut deret ukur.
Reporter: Agung Sedayu
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…