Categories: PEMERINTAHAN

PHRI Keberatan, Pemda Tarik Alat Perekam Transaksi

WONOSARI, Rabu Legi-Nila Sari, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul mengadu kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul. Pengaduan terkait keberatan atas pemasangan 12 alat perekam transaksi (Tapping Box). Alat tersebut dipasang  untuk mengurangi kebocoran pembayaran pajak. Program tetap berjalan, tetapi 12 tapping box ditarik.

Hal ini diungkapkan Assek II, Ir. Azman Latif, setelah melakukan pembicaraan dengan PHRI, Selasa, (06/03).

Menurut Azman, Pemda belum bisa menyanggupi permintaan PHRI, karena 1 alat tapping box harganya mencapai Rp. 12 juta. Selain kemampuan keuangan Pemda, juga karena masalah anggota PHRI tidak semua mempunyai kelengkapan untuk dipasang tapping box. Ia mencontohkan rumah makan yang masih kecil atau rumah makan yang belum ada alat printer point.

Sebenarnya, lanjut dia, tapping box adalah alat yang dapat menangkap transaksi yang tercetak oleh printer point of sales yang digunakan oleh wajib pajak.

Manfaat dari Tapping Box bagi wajib pajak adalah terhindar dari laporan internal fiktif karena pendapatan riil mudah dilihat.

Dalam hal ini Pemda bisa meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efektifitas dan efesiensi dalam pemungutan pajak.

Namun demikian, tambahnya, kenyataan di lapangan masih menemui kendala. Oleh karena itu untuk sementara tapping box yang sudah dipasang di 12 tempat akan ditarik. Tetapi program tetap  berjalan. Pemda  akan kembali memberikan sosialisasi dan pengertian kepada para pemangku kepentingan supaya bisa memahami maksud pemerintah.

 

Reporter: W. Joko Narendro_ig

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Larang Seluruh Personel Gunakan Vape

YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…

1 hari ago

Truk Hino Terguling di Tikungan Bokong Semar, Sopir Luka Memar

BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…

2 hari ago

Kapolresta Sleman Bantah Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu dalam Bazar di Maguwoharjo

SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…

4 hari ago

Ribuan Mahasiswa UGM Wisuda Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027

YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…

4 hari ago

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…

5 hari ago

Ratusan Mahasiswa UNY Ikuti Wisuda Periode Oktober 2026

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…

5 hari ago