WONOSARI, Kamis Wage | Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Gunungkidul semakin mengkhawatirkan. Berdasar data Badan Narkotika Nasional (BNN) 11 kecamatan menjadi daerah perlintasan rawan peredaran narkoba.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Gunungkidul Dr. Immawan Wahyudi, M. Hum, selaku ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dalam acara sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YAPPI Wonosari, Kamis (09/05).
“Sebelas kecamatan tersebut adalah Kecamatan Semanu, Karangmojo, Wonosari, Nglipar, Girisubo, Semin, Tepus, Tanjungsari, Patuk, Ngawen dan Purwosari,” ungkap Immawan.
Dalam kesempatan tersebut, Immawan mengajak seluruh pelajar untuk menjauhi bahaya narkoba serta bersama pemerintah mencegah dan memberantas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di Gunungkidul.
“Mereka yang sudah candu mengkonsumsi narkoba, akan sulit terbebas dan jika harus direhabilitasi, maka perlu rehabilitasi seumur hidup,” ungkap Immawan.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…